loading...

Kisah Nenek Penjual Bawang yang Menggetarkan Hati "Netizen" - Page 4

loading...

Pada bulan Ramadhan ini, Mbah Ro tetap menjalankan ibadah puasa wajib. Bahkan, pada hari-hari biasa, Mbah Ro sudah menjalankan puasa sunah Senin dan Kamis.
"Shalat dan puasa itu wajib. Kalau sedang sakit dibolehkan shalat sambil tidur, boleh pakai isyarat, namanya wajib, ya enggak boleh ditinggalkan," ucap Mbah Ro yang asli Dusun Gedongan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, itu.
"Kalau puasa Senin dan Kamis itu dulu diajarkan sama guru mengaji simbah agar mudah membaca dan membaca Al Quran. Di akhirat nanti ini (Al Quran) yang akan menolong simbah," kata dia.
Mbah Ro kemudian mengingatkan bahwa usianya sudah tidak muda lagi. Hampir semua kawan-kawan seusianya sudah meninggal dunia. Semua yang ia jalani di dunia adalah anugerah dari Allah SWT yang patut disyukuri.
"Yang ngasih sehat itu kan Gusti Allah, kita hanya harus bersyukur dengan cara ngibadah,” ujarnya.
Sangat Menggetarkan hati netizen
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Nenek Penjual Bawang yang Menggetarkan Hati "Netizen" - Page 4"

Post a Comment

Cara Cepat Hamil