loading...

Kisah Nenek Penjual Bawang yang Menggetarkan Hati "Netizen" - Page 2

loading...

Nenek berusia sekitar 90 tahun itu kemudian kembali melanjutkan membaca kitab berjudul Latiful Mutaharoh. Meski sudah lanjut usia, Mbah Ro sama sekali tidak kesulitan membaca setiap baris tulisan Arab dalam kitab itu meski tanpa bantuan kacamata.
Pendengarannya juga masih bagus untuk wanita seusia Mbah Ro. Beberapa menit kemudian, Mbah Ro menutup kitab dan merapikannya. Ia lantas membungkus bawang-bawangnya ke dalam plastik bening sembari berbagi cerita.

Menurut nenek dengan lima cucu dan sembilan cicit itu, membaca Al Quran maupun kitab sudah menjadi kebiasaannya sejak kecil. Sebagai muslimah, ia tidak pernah meninggalkan kebiasaan itu karena telah diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya.
"Sebelum berangkat jualan, saya baca Al Quran dulu sebentar. Nah kalau sambil jualan begini baca kitab yang isinya soal fikih Islam, soal wudhu, soal puasa, dan sebagainya. Saya sudah sampai jilid tujuh," ucap Mbah Ro.
"Nanti malam baca Al Quran lagi di rumah. Kalau baca (Al Quran) di sini (lapak) suka dibilang pamer," katanya.
Semua Lapaknya Hancur . . .
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Nenek Penjual Bawang yang Menggetarkan Hati "Netizen" - Page 2"

Post a Comment

Cara Cepat Hamil